Lompat ke konten
Home » Stadion Piala Dunia 2022

Stadion Piala Dunia 2022

Stadion piala dunia 2022 bukan sekedar arena pertandingan, melainkan juga bukti kemajuan teknologi plus ikon budaya Qatar dan bangsa Arab.

Sejak terpilih menjadi tuan rumah ajang sepakbola internasional terbesar ini di tahun 2016 yang lalu, Qatar berambisi menyediakan stadion-stadion piala dunia yang ikonik yang berbeda dari yang lain yang pernah ada, baik dari segi desain, teknologi, material hingga fasilitas dan konsepnya. Saat itu mereka hanya memiliki satu stadion megah bertaraf internasional, Stadion Khalifa Internasional. Namun kini, stadion tersebut justru kalah unik ataupun megah dari venue-venue lainnya. Berikut ini adalah profil delapan stadion yang telah dipersiapkan untuk menggelar laga-laga tim-tim dunia di akhir tahun nanti. Beberapa diantaranya bahkan akan ditunjuk untuk menjadi tuan rumah laga-laga babak kualifikasi piala dunia zona Oceania dan babak playoff internasional di bulan Juni nanti.

Stadion Al-Bayt

Stadion Al-Bayt merupakan venue yang digunakan untuk partai pembukaan Piala Dunia 2022 nanti. Terletak di kota Al-Khor, sekitar 40 km di bagian utara ibukota Doha, stadion ini memiliki desain yang unik, yaitu berupa tenda tradisional khas masyarakat nomaden Arab, Bayt Al-Shar. Tenda tersebut melambangkan keramahtamahan khas Timur Tengah untuk menjamu para pelancong agar dapat beristirahat. Sebuah lambang yang pas untuk laga pembuka turnamen akbar empat tahunan ini.

Stadion yang dibangun pada tahun 2015 dan selesai di bulan Februari 2020 ini berkapasitas 60 ribu penonton dan merupakan stadion terbesar kedua di Qatar. Selama piala dunia nanti, selain laga pembuka, Al Bayt akan menggelar tujuh partai lainnya, lima di babak penyisihan dan satu laga masing-masing di babak 16 besar, perempat final dan semifinal. Usai Piala Dunia, stadion yang digunakan untuk laga final Piala Arab 2021 ini kapasitasnya akan dikurangi menjadi 32 ribu dimana bagian atas stadion akan digunakan untuk membangun fasilitas olahraga lainnya.

Stadion Al-Janoub

Stadion Al-Janoub adalah salah satu stadion yang telah selesai dibangun sebelum 2020. Terletak di kota Al-Wakrah, stadion ini memiliki desain yang terinspirasi oleh perahu Dhow, kapal tradisional yang digunakan oleh para pedagang di Teluk Persia di masa lampau. Desain dan pembangunan Al-Janoub diarsiteki oleh Zara Hadid, arsitek berdarah Inggris-Irak.

Dengan kapasitas sebesar 40 ribu penonton, Al Janoub pernah dipilih untuk menjadi tuan rumah laga Liga Champions Asia 2020 antara klub Iran, Persepolis vs Hyundai Ulsan dari Korea Selatan. Di Piala dunia nanti, stadion ini menggelar tujuh partai, salah satunya adalah laga di babak 16 besar.

Stadion Ahmed bin Ali

Stadion Ahmed bin Ali ini terletak di kota Al-Rayyan, sebuah area pemukiman di bagian barat ibukota Doha. Keunikan stadion ini adalah menggunakan material bahan dari stadion lama Al-Rayyan yang telah dihancurkan. Lokasi pembangunan Ahmed bin Ali pun berada di lokasi stadion lama.

Ahmed bin Ali mampu menampung 40.470 penonton dan akan menggelar tujuh pertandingan sesuai jadwal piala dunia 2022. Salah satu stadion yang baru dibuka tahun lalu ini sebelumnya pernah menjadi tuan rumah untuk empat laga Piala Dunia antarklub 2020, termasuk partai semifinal antara Bayern Munich dan Al-Ahly asal Mesir.

Stadion Education City

Sesuai dengan namanya, stadion Education City merupakan venue yang terletak di fasilitas pendidikan milik Yayasan Qatar (Qatar Foundation), tepatnya di area kampus di Al Rayyan. Didesain oleh biro arsitek ternama, Fenwick Iribarren, stadion piala dunia 2022 yang satu ini memiliki bentuk yang mirip seperti permata dilengkapi oleh panel tenaga surya di bagian luarnya untuk penggunaan energi di dalam stadion plus area sekitarnya.

Education City memiliki kapasitas kurang lebih 45 ribu orang dan pernah menggelar sejumlah laga penting di piala dunia antarklub 2020, diantaranya laga semifinal antara Palmeiras dan Al-Ahly plus final antara Bayern Munich dan Tigres UNAL. Selama putaran final nanti, stadion ini dijadwalkan akan menggelar tujuh partai, dua diantaranya di babak perdelapan final dan perempat final.

Stadion Khalifa Internasional

 

Stadion Khalifa Internasional adalah stadion kelas satu pertama yang dibangun di Qatar. Didirikan pada tahun 1976, dan direnovasi dua kali pada tahun 2006 dan 2017, stadion ini adalah salah satu stadion piala dunia 2022 yang terletak di ibukota Doha.

Khalifa Internasional mampu menampung 45 ribu penonton dan telah berpengalaman menjadi tuan rumah untuk berbagai turnamen mulai dari Piala Teluk 1976 dan 1992, Asian Games 2006, Piala Asia 2011 hingga final piala dunia antarklub 2019 antara Liverpool dan Flamengo. Di ajang sepakbola terakbar empat tahunan nanti, stadion ini akan menggelar delapan pertandingan, enam di babak penyisihan dan satu laga di babak 16 besar plus satu laga di perebutan tempat ketiga.

Stadion Al-Thumama

Stadion Al-Thumama terletak di ibukota Doha dan hanya berjarak lima kilometre dari bandara internasional Hamad. Nama stadion ini berasal dari area setempat dan memiliki desain mirip seperti peci khas remaja Arab, Ghafiyah.

Al-Thumama berkapasitas 40 ribu penonton dan telah menggelar enam laga di Piala Arab 2021 yang lalu. Di piala dunia bulan November-Desember nanti, stadion yang kapasitasnya akan dikurangi menjadi 20 ribu penonton ini akan menjadi tuan rumah untuk delapan pertandingan, dua diantaranya di babak knockout.

Stadion 974

Stadion 974 bisa dibilang stadion terunik dari yang pernah ada. Stadion ini merupakan venue pertama yang bisa dibongkar pasang. Menggunakan materi bahan dari ratusan peti kemas, stadion ini akan dibongkar usai piala dunia usai. Terinspirasi dari permainan LEGO, stadion ini disusun dengan menggunakan 974 peti kemas. Angka tersebut merupakan kode komunikasi internasional negara Qatar.

Stadion ini awalnya akan dinamakan Ras Abu Aboud, yang juga merupakan nama wilayah pelabuhan negeri tersebut, namun panitia penyelenggara memutuskan menggantinya dengan nama 974 sebagai bagian dari keunikan arstitekturnya plus lokasinya yang melambangkan pintu gerbang pertama menuju Qatar. Stadion yang berkapasitas 40 ribu akan menggelar tujuh pertandingan di putaran final piala dunia.

Stadion Lusail Iconic

Stadion Lusail Iconic adalah yang terakhir selesai dibangun untuk Qatar 2022. Terletak 15 km dari pusat ibukota Doha, stadion ini memiliki desain yang terinspirasi dari bagian layar perahu tradisional Dhow dan menggunakan energi surya untuk sumber tenaga bagi berbagai fasilitas di venue ini.

Lusail mampu menampung 80 ribu penonton, yang terbesar selama piala dunia nanti. Stadion yang telah menghabiskan 4 milyar dollar AS selama pembangunannya akan menggelar sepuluh laga, enam di babak penyisihan dan empat di setiap babak knockout, mulai 16 besar hingga partai final.