Lompat ke konten

Piala Dunia 2022 Qatar

Piala Dunia 2022 di Qatar adalah ajang piala dunia yang bisa dibilang menjadi salah satu yang terunik dalam sejarah sepakbola dunia. Penyelenggaraan edisi kali ini akan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya karena satu dan lain hal.

 

DAFTAR ISI

Seputar Piala Dunia 2022 Qatar

Piala Dunia 2022 di Mana?

Jadwal Pertandingan World Cup 2022

Tim Unggulan Peserta Piala Dunia 2022

Bintang di FIFA World Cup Qatar

Babak Kualifikasi Piala Dunia 2022

Piala Dunia FIFA adalah kompetisi sepakbola dunia yang paling ditunggu-tunggu dalam agenda olahraga dunia. Popularitasnya bahkan melebihi ajang olimpiade sekalipun, meski hanya diadakan empat tahun sekali dan tidak bersinggungan dengan olimpiade dan turnamen-turnamen lainnya. Tak heran jika federasi sepakbola dunia FIFA begitu tergiur untuk menyarankan penyelengaraan ajang ini dalam dua tahun sekali mengingat potensi keuntungan finansialnya yang begitu masif.

Turnamen olahraga terakbar ini sudah diadakan sejak tahun 1930 dan telah menghasilkan delapan tim saja yang pernah menjadi juara. Hal ini mengindikasikan betapa tidak mudahnya merengkuh gelar juara piala dunia. Akankan muncul juara baru di edisi unik kali ini selain Brasil, Jerman, Italia, Prancis, Argentina, Uruguay, Inggris dan Spanyol? Menarik untuk ditunggu.

Sempat terjadi keraguan apakah Qatar bisa menggelar Piala Dunia 2022 ini sehingga menimbulkan pertanyaan Piala Dunia 2022 dimana akan digelar. Bahkan, sempat beredar rumor bahwa Piala Dunia 2022 di Indonesia akan digelar untuk menggantikan Qatar. Namun, pada akhirnya negara timur tengah ini telah siap untuk menjadi tuan rumah gelaran empat tahunan ini.

Sayangnya, Indonesia masih belum berkesempatan untuk mencicipi megahnya gelaran Piala Dunia. Di gelaran tahun ini, Indonesia masuk Piala Dunia 2022 mungkin hanya sekedar mimpi karena tim nasional kita gagal melaju jauh di babak kualifikasi. Tim Indonesia Piala Dunia 2022 untuk babak kualifikasi pun telah dibubarkan dan kini telah diregenerasi oleh pelatih Shin Tae Yong dengan bermaterikan pemain-pemain muda.

Terus ikuti perkembangan berita Piala Dunia hari ini di website kami!

Piala Dunia 2022, Serba yang Pertama dan Terakhir

Bicara mengenai Piala Dunia 2022 tentu tak bisa dilepaskan dari fakta tentang tuan rumah Qatar. Negara kecil di Teluk Persia ini memiliki keunikan tersendiri yang menjadikan piala dunia yang satu ini dipastikan akan lain dari yang lain. World Cup 2022 adalah yang pertama diadakan di akhir tahun, alih-alih di bulan Juni-Juli seperti pada umumnya. Turnamen olahraga terpopuler sejagat ini diselanggarakan pada tanggal 21 November hingga 18 December, atau hanya 28 hari, bukan 30 hari layaknya di beberapa edisi terakhir. Hal ini bukan tanpa alasan. Iklim gurun di Qatar membuat penyelenggaraan di musim panas tidak akan memungkinkan karena suhu yang terlalu tinggi di pertengahan tahun. Selain itu, durasi turnamen sedikit lebih pendek karena secara geografis, Qatar adalah negara terkecil yang pernah ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia sehingga tim-tim yang berlaga akan mendapat keuntungan hanya melakukan perjalanan antar kota yang pendek dan tidak memakan waktu yang lama. Tanggal 18 Desember juga merupakan hari bersejarah bagi negara tersebut yang tak lain adalah Hari Nasional Qatar, sebuah momen yang pas untuk partai final kejuaraan sepakbola internasional level tertinggi. Hal itu tentunya merupakan kebanggaan tersendiri mengingat Piala Dunia FIFA 2022 juga merupakan edisi yang pertama kali diadakan di jazirah Arab. Selain itu, acara undian babak penyisihan grup juga akan digelar pada tanggal 1 April 2022, atau dua bulan sebelum babak playoff internasional dimainkan. Sebelumnya acara tersebut selalu dilakukan setelah semua tim yang lolos diketahui.

Selain sebagai serba yang pertama, Qatar 2022 juga akan bagian terakhir yang tak terlupakan dalam lembaran sejarah piala dunia maupun sepakbola itu sendiri. Edisi kali ini akan menjadi edisi yang terakhir dengan format 32 tim. Hal ini sudah dipastikan oleh FIFA mengingat mulai ajang berikutnya di 2026, kontestan akan bertambah menjadi 48 tim yang terbagi dalam 16 grup berisi tiga tim di babak penyisihan. Format delapan grup dengan empat tim di edisi ini bakal menjadi yang terakhir. Di samping itu, diprediksi Piala Dunia 2022 akan menjadi panggung terakhir bagi dua pesepakbola terhebat dalam satu setengah dekade terakhir, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang bersaing ketat dalam rekor demi rekor. Keduanya telah menginjak usia 35 dan 37 tahun saat putaran final berlangsung nanti.

Piala Dunia 2022 di Mana? Ini Daftar Stadionnya

Tuan rumah Qatar telah memilih hanya delapan stadion saja yang tersebar di lima kota yang menjadikannya piala dunia dengan venue paling sedikit dalam sepakbola modern. Stadion-stadion yang digunakan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Stadion Lusail Iconic di kota Lusail dengan kapasitas 80,000 penonton.
  • Stadion Al-Bayt di kota Al Khor dengan kapasitas 60,000 penonton.
  • Stadion Al-Thumama di ibukota Doha dengan kapasitas 40,000 penonton.
  • Stadion 974 di ibukota Doha dengan kapasitas 40,000 penonton.
  • Stadion Ahmed bin Ali di kota Al Rayyan dengan kapasitas 44,740 penonton.
  • Stadion Education City di kota Al Rayyan dengan kapasitas 45,350 penonton.
  • Stadion Khalifa International di kota Al Rayyan dengan kapasitas 40,000 penonton.
  • Stadion Al Janoub di kota Al Wakrah dengan kapasitas 40,000 penonton.

Delapan stadion tersebut telah ditugaskan untuk melangsungkan pertandingan-pertandingan di sejumlah grup yang berbeda. Stadion Al Bayt, Khalifa International, Ahmed bin Ali dan Al Thumama akan menjadi tempat diadakannya partai-partai di grup A,B, E dan F. Untuk empat stadion sisanya akan digunakan di grup C,D, G, H. Partai pembukaan akan berlangsung di stadion Al-Bayt. Sedangkan laga playoff urutan ketiga dan final akan berturut-turut digelar di stadion Khalifa Internasional dan Lusail Iconic di Hari Nasional Qatar yang jatuh pada hari minggu.

Ada fakta menarik dari stadion-stadion yang digunakan nanti dimana hampir sebagian besar diantaranya akan dikurangi kapasitasnya menjadi setengahnya saja usai Piala Dunia 2022 berakhir mengingat kompetisi di Qatar bukanlah kompetisi yang paling elit di wilayah tersebut dan tidak akan membutuhkan stadion-stadion berkapasitas besar. Hanya stadion Khalifa International yang tidak akan mengalami pengurangan kapasitas mengingat stadion ini adalah yang tertua dibandingkan lainnya. Salah satu stadion yang digunakan, Stadion 974 bahkan akan dibongkar lagi usai turnamen digelar karena memang venue ini didesain bukan sebagai bangunan permanen dengan bahan utama adalah tumpukan kontainer peti kemas yang banyak dijumpai di lokasi tempat stadion itu digelar, yaitu pelabuhan Doha.

Rangkuman Jadwal Pertandingan World Cup 2022

Berikut ini adalah jadwal Piala Dunia 2022 Qatar mulai dari babak penyisihan menuju ke partai puncak.

  • Babak penyisihan berlangsung di tanggal 21 November hingga 2 Desember
  • Babak perdelapan final berlangsung pada tanggal 3 – 6 Desember
  • Babak perempat final berlangsung pada tanggal 9-10 Desember
  • Babak semi final diadakan pada tanggal 13-14 Desember
  • Laga perebutan tempat ketiga diadakan tanggal 17 Desember
  • Laga final diadakan tanggal 18 Desember

Dua laga di babak penyisihan akan dimainkan pada empat slot jam pertandingan yang tersedia, yaitu pukul 13.00, 16.00, 19.00 dan 22.00 waktu setempat. Sedangkan mulai laga terakhir hingga menuju babak knockout dan partai puncak, hanya ada dua slot jam yang tersedia, pukul 18.00 dan 22.00 waktu setempat. (selisih 4 jam lebih lambat dari WIB).

Tim-Tim Unggulan Piala Dunia 2022 Qatar

Untuk sementara, sejumlah tim telah memastikan lolos dari babak kualifikasi. Beberapa diantaranya adalah lima tim yang pernah merengkuh gelar yaitu Brasil, Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol dan Argentina. Dua tim mantan juara lainnya, Italia dan Uruguay masih harus berjuang di sisa pertandingan terakhir.

Italia yang notabene merupakan juara Eropa 2020 ironisnya harus berjuang melalui laga playoff di bulan Maret nanti untuk memastikan satu tempat di World Cup 2022. Hal ini terjadi karena tim asuhan Roberto Mancini ini hanya bisa duduk sebagai runner-up babak kualifikasi piala dunia zona Eropa dibawah Swiss yang berakhir di akhir tahun lalu meski mereka tampil tak terkalahkan. Gli Azzurri harus menghadapi Makedonia Utara sebelum menghadapi pemenang antara Turki dan tim favorit lainnya Portugal di final playoff. Sebuah situasi yang disayangkan mengingat publik tentunya mengharapkan Italia dan Portugal lolos di putaran final, bukan hanya salah satunya.

Sedangkan juara dunia 1930 dan 1950, Uruguay terancam gagal lolos jika tidak mampu menyapu bersih kemenangan di empat laga tersisa di kualifikasi zona Amerika Selatan. Luis Suarez dan kolega masih harus bersaing dengan Cile, Kolombia, Peru dan Bolivia untuk berebut satu tiket otomatis dan satu tiket playoff melawan wakil asal Asia nantinya.

Selain para juara diatas, ada beberapa tim unggulan lain yang sudah lolos dan siap menjadi tim kuda hitam yang membuat kejutan di Qatar nanti seperti Belanda dan semifinalis Euro 2020 lalu, Denmark serta tim yang sukses memaksa Cristiano Ronaldo harus menempuh jalur playoff untuk lolos ke Qatar, Serbia. Jangan lupakan juga tim yang memimpin ranking FIFA selama tiga tahun terakhir, Belgia yang meraih peringkat ketiga di Piala Dunia 2018 yang lalu.

Para Bintang dan Calon Bintang Piala Dunia

Di setiap edisi piala dunia, selalu ada bintang yang lahir dan bersinar. Tak terkecuali di Piala Dunia 2022 nanti, para bintang senior akan bersaing dengan sejumlah talenta-talenta muda yang siap meledak di Qatar nanti. Berikut ini adalah sejumlah bintang yang hampir pasti akan tampil, kecuali jika tersandung oleh cedera sebelum skuad final diumumkan:

  • Lionel Messi. Piala dunia kali ini besar kemungkinan akan menjadi persembahan terakhirnya bagi negaranya. Dengan kondisi tim Albiceleste yang kian solid usai menjuarai Copa America tahun lalu. Dengan ditopang oleh para bintang muda dan berusia matang plus konfidensi yang lebih, Messi tentu berambisi meraih gelar juara dunia di penghujung karir internasionalnya. Sejauh ini playmaker Argentina ini telah mencetak enam gol sejak debutnya di Jerman 2006. Prestasi terbaiknya adalah memimpin tim Tango lolos ke final 2014 sekaligus meraih predikat pemain terbaik edisi tersebut meski timnya kalah di final.
  • Cristiano Ronaldo. Saingan terberat Messi ini bisa terancam gagal lolos ke putaran final jika tersungkur di babak playoff di bulan maret nanti. Sejauh ini pencapaian tebaik CR7 di Piala Dunia adalah meraih peringkat ke tiga di edisi 2006 yang lalu. Total gol yang telah dicetak penyerang Porugal ini di ajang piala dunia adalah tujuh gol. Jika Portugal lolos ke Qatar, striker Manchester United ini tentunya akan berpeluang menambah pundit-pundi golnya.
  • Manuel Neuer. Kapten timnas Jerman ini tak pelak lagi adalah bintang paling senior di skuad bersama Thomas Muller. Peraih penghargaan Golden Glove (Kiper Terbaik) Brasil 2014 ini masih ingin mencicipi gelar juara kedua kalinya, apalagi setelah dua kali berturut-turut Die Mannschaft tampil mengecewakan di Piala Dunia 2018 dan Euro 2020 yang lalu. Meski mungkin tidak segesit dulu, kepemimpinan dan ketenangannya di bawah mistar membuat kiper Bayern berusia 35 tahun ini belum tergantikan, bahkan oleh Marc Ter-Stegen sekalipun.
  • Kylian Mbappe. Usianya akan genap 24 tahun saat turnamen dimulai. Penyerang PSG ini telah mendapatkan gelar juara di 2018 plus predikat pemain muda terbaik di Rusia 2018. Kini ia ingin membuktikan bahwa tim Ayam Jantan bisa mempertahankan trofi yang diraihnya empat tahun lalu, sebuah prestasi yang belum pernah diraih oleh tim manapun sejak Brasil melakukannnya bersama Pele di edisi 1958 dan 1962.
  • Neymar. Pemain termahal dalam sejarah transfer sepakbola dunia ini masih berpeluang menunjukkan tajinya di Qatar 2022 nanti. Bersama Brasil, gelandang serang PSG ini ingin memenangkan gelar juara di level senior sejak Piala Konfederasi 2013 yang lalu, mengingat ia menderita cedera saat tim Samba menjuarai Copa America 2019. Piala Dunia kali ini bisa menjadi kesempatan terakhirnya setelah sempat menyatakan akan pensiun dari timnas usai sepulang dari Qatar. Pemain berusia 29 tahun ini telah membukukan 6 gol di Piala Dunia.
  • Harry Kane. Kapten timnas Inggris ini adalah pencetak gol terbanyak piala dunia edisi sebelumnya. dengan enam gol. Kane tentunya tidak hanya ingin menambah golnya di turnamen terakbar sejagat ini, namun juga membawa tim Tiga Singa melangkah lebih jauh setelah menjadi semifinalis di Rusia 2018 dan runner up di Euro 2020 yang lalu. Di usianya yang menginjak 28 tahun, striker Tottenham ini kian matang menjadi pemimpin di tengah lapangan.
  • Romelu Lukaku. Penyerang Belgia ini tak ingin timnya gagal lagi di babak-babak penting saat di Qatar nanti. Sebagai bagian dari generasi emas kedua timnas Belgia ini, Lukaku ingin membawa de Rode Duivels melaju setidaknya ke final setelah hanya meraih peringkat ketiga di Rusia 2018. Total, penyerang Chelsea ini sudah mencetak lima gol sejak tampil di Piala Dunia 2014.
  • Alvaro Morata. Usianya sudah menginjak 29 tahun, namun penyerang ini tetap dipercaya menjadi striker utama di Juventus maupun timnas Spanyol meskipun performanya tak selalu stabil. Piala dunia kali ini akan menjadi kesempatan terakhirnya bersinar di ajang global empat tahunan ini setelah gagal masuk skuad di 2014 dan 2018. Performanya di Euro 2020 saat membawa Spanyol melaju hingga semifinal layak ditunggu di Qatar.

Di samping nama-nama diatas, ada sejumlah calon bintang yang diyakini dapat bersinar di World Cup 2022 nanti seperti Memphis Depay dan Justin Kluivert (Belanda), Dusan Vlahovic (Serbia), kiper Emiliano Martinez (Argentina), Vinicius Jr (Brasil), Mason Mount (Inggris), bek Arsenal Takehiro Tomiyasu (Jepang), Serge Gnabry (Jerman), Theo Hernandez (Prancis), Marco Asencio (Spanyol), Christian Pulisic (AS) serta beberapa nama berikut jika mampu lolos keputaran final seperti Gianluigi Donnaruma (Italia), Kelechi Iheanacho (Nigeria), Alphonse Davies (Kanada) serta bintang tuan rumah Almouz Ali.

Babak Kualifikasi

Saat ini babak kualifikasi di semua konfederasi masih berlangsung dan akan menuju babak-babak akhir dan playoff bagi sebagian wilayah seperti UEFA dan CAF Afrika yang tidak menyelesaikan babak terakhir. UEFA tinggal menyisakan tiga tiket yang akan diperebutkan dengan sengit oleh 12 tim, sedangkan CAF memiliki lima tiket tersisa untuk Qatar 2022 yang akan diperebutkan oleh 10 tim.

Di zona CONCACAF Amerika Utara dan Tengah, masih ada enam laga tersisa dan belum ada satu tim pun yang telah memastikan lolos ke putaran final untuk tiga setengah tiket. Di zona CONMEBOL Amerika Selatan, masih ada empat partai tersisa untuk dua setengah jatah yang diperebutkan oleh enam tim. Sedangkan di zona AFC Asia, juga masih ada empat laga yang belum dimainkan. Ada setidaknya enam tim yang memperebutkan empat tiket otomatis plus satu jatah ke playoff internasional.

Di zona OFC Oceania malah belum dimulai sama sekali menyusul pandemi yang berkepanjangan. Sembilan tim akan bertanding di Qatar pada bulan Maret nanti untuk memperebutkan satu tiket playoff internasional di bulan Juni.

Sejauh ini baru dua belas tim selain tuan rumah Qatar yang telah memastikan diri lolos dari babak kualifikasi Piala Dunia 2022 dan telah menuju negeri di jazirah Arab tersebut untuk mempersiapkan akomodasi, fasilitas latihan hingga kebutuhan tim lainnya selama turnamen berlangsung. Kesebelas tim tersebut adalah Brasil, Argentina, Serbia, Belgia, Swiss, Jerman, Belanda, Spanyol, Prancis, Kroasia dan Denmark.